teritorial debian lenny 5

TUTORIAL MEMBUAT VIRTUAL IP, DNS SERVER, WEB MAIL SERVER DAN FTP SERVER DENGAN VIRTUALBOX

¨      Panduan Membuat Mesin Debian Lenny Menggunakan Virtualbox
Step 1. Jalankan aplikasi virtualbox dikomputer, kemudian klik new untuk membuat mesin baru virtualbox, setelah itu akan muncul seperti gambar dibawah ini lalu isikan name, type, dan version kemudian klik next.
Step 2. Selanjutnya akan muncul gambar seperti dibawah ini yang dimana kita harus mengisikan memory size. Kemudian setelah selesai memberi memory klik next.
Step 3. Pada bagian ini pilih create a virtual hard drive now, kemudian klik create.
Step 4. Pada bagian ini pilih VDI (VirtualBox Disk Image) kemudian klik next.
Step 5. Pada bagian ini pilih Dynamically allocated kemudian klik next.
Step 6. Pada bagian ini kita harus membuat storage untuk penyimpanan hard disk, disini saya membuat dengan size 30 GB. Setelah itu klik create.
Step 7. Setelah langkah diatas selesai, lanjutkan dengan klik setting dan akan muncul opsi seperti dibawah ini, pada bagian system posisi hardisk dipindahkan ke paling atas.
Step 8. Setelah langkah diatas pidah ke opsi storage kemudian klik seperti yang ada pada gambar dibawah ini kemudian pilih choose a virtual CD/DVD disk file, kemudian cari file isonya.
Step 9. Langkah selanjutnya yaitu pilih opsi Network, pada bagian Attached to, pilih Host-only Adapter lalu klik ok.
Step 10. Setelah selesai, pilih menu start untuk memulai proses penginstalan.

¨      Panduan Instalasi Debian Lenny
Step 1. Pilih Install pada menu installer boot menu, kemudian ENTER.
Step 2. Pada menu choose language, kita akan memilih bahasa yang akan kita gunakan pada system operasi ini. Pilih English – English kemudian tekan ENTER.
Step 3. Masih pada menu choose language, sekarang arahkan pointer pada pilihan other tekan ENTER.
Step 4. Masih juga pada menu choose languagae, arahkan pointer pada Asia kemudian tekan ENTER.
Step 5. Masih juga pada menu choose language, pilih Indonesia kemudian tekan ENTER.
Step 6. Select a keyboard layout. Tetap saja pada pilihan American English kemudian tekan ENTER.
Step 7. Setelah itu pilih eth0: Intel Corporation 8254OEM gigabit Ethernet controller
Step 8. Pada bagian dibawah ini pilih No.
Step 9. Configure the network. Pilih configure network manually. Tekan ENTER.
Step 10. Isikan IP Address 192.168.1.2 kemudian tekan ENTER.
Step 11. Isikan netmask 255.255.255.0 kemudian tekan ENTER.
Step 12. Isikan Gatway 192.168.1.1
Step 13. Isikan Name server address 192.168.1.1 kemudian tekan ENTER.
Step 14. Isikan ekaabdi pada hostname kemudian tekan ENTER.
Step 15. Isikan pesat.sch.id pada domain name kemudian tekan ENTER.
Step 16. Configure the clock pilih Jakarta untuk time zone. Kemudian takan ENTER.
Step 17. Partitions disk. Pilih manual kemudian tekan ENTER.
Step 18. Tekan ENTER untuk memilih disk yang akan dipartisi.
Step 19. Tekan yes untuk melanjutkan pembuatasn partisi.
Step 20. Pilih pri/log 26.8 GB FREE SPACE
Step 21. Kemudian pilih Create a new partition.
Step 22. Kemudian isikan partisinya sesuai kebutuhan, lalu tekan ENTER.
Step 23. Selanjutnya pilih primary seperti gambar dibawah ini.
Step 24. Kemudian pilih Begining.
Step 25. Kemudian setelah itu ganti Bootable flag jadi On. Dan pilih Done setting up the partition.
Step 26. Sekarang pembuatan partisi ke 2. Pilih lagi pada partisi yang pri/log 14.8 GB FREE SPACE.
Step 27. Kemudian pilih create a new partition.
Step 28. Kemudian isikan lagi sizenya sesuai yang diinginkan seperti gambar dibawah ini. Kemudian tekan continue.
Step 29. Kemudian pilih Logical.
Step 30. Kemudian pilih Use As lalu ENTER
Step 31. Pilih swap area
Step 32. Ubah bootable flag menjadi ON
Step 33. Pilih YES
Step 34. Setelah bootable terubah, lalu pilih done setting up the partition
Step 35. Lalu pilih finish partitioning and write changes to disk
Step 36. Pilih YES seperti gambar dibawah ini
Step 37. Set up users and paswords. Isikan untuk akun root. Akun root merupakan akun untuk system administrator di debian.
Step 38. Masukan kembali password sama seperti diatas
Step 39. Isikan full name for the new user sesuai keinginan anda
Step 40. Isikan juga user name for your account
Step 41. Masukan password untuk user
Step 42. Masukan kembali password sama seperti diatas
Step 43. Jika tampil pesan seperti dibawah ini, maka pilih NO, kemudian ENTER
Step 44. Jika muncul pertanyaan untuk use a network mirror? Pilih No kemudian tekan ENTER
Step 45. Configuring popularity-contest, pilih No tekan ENTER.
Step 46. Setelah itu tandai paket apasaja yang akan digunakan, sebelumnya hilangkan tanda bintang pada Desktop Environtment dan Laptop terlebih dahulu. Setelah itu tekan ENTER
Step 47. Install the GRUB boot loader on a hardisk. Pilh yes kemudian tekan ENTER
Step 48. Kemudian tekan continue.
Step 49. Login dengan akun root setelah selesai instalasi.


¨      Konfigurasi Virtual IP
Step 1. Ketikan perintah ifconfig eth0 untuk melihat konfigurasi IP Address yang sudah dibuat pada saat proses instalasi tadi. Gunakan perintah # ifconfig eth0
Setelah itu pastikan IP Address tersebut bisa di PING. Gunakan perintah # ping 192.168.1.2
Step 2. Memasukan konfigurasi Virtual IP ke dalam file /etc/rc.local dengan cara : Ketik : # nano /etc/rc.local
Masukan konfigurasi berikut ini ke dalam file /etc/rc.local sebelum tulisan exit 0
            Ifconfig eth0:1 192.168.1.3 netmask 255.255.255.0
            Ifconfig eth0:2 192.168.1.4 netmask 255.255.255.0
Setelah itu jangan lupa disimpan dengan cara CTRL+O lalu keluar CTRL+Z
Step 3. Restart system dengan cara ketikan perintah # reboot
Step4 . Cek konfigurasi Virtual IP apakah dapat berjalan dengan perintah :
# ifconfig eth0:1
            # ifconfig eth0:2
Ataupun dengan PING :
            # ping 192.168.1.3
            # ping 192.168.1.4
Hasilnya, perhatikan gambar dibawah :
Maka konfigurasi Virtual IP sudah selesai.

¨      REMOVE EXIM4-BASE
Step 1. Perintah yang digunakan adalah : # apt-get remove exim4-base
Pada saat proses akan muncul pertanyaan Do you want to continue (Y/N) jawab dengan Y kemudian tekan ENTER
Exim4-base harus di remove sebelum melakukan instalasi squirrelmail.

¨      INSTALASI PAKET YANG DIBUTUHKAN
Step 1. Paket yang akan diinstall disesuaikan dengan permintaan soal yaitu BIND9 (DNS), APACHE2 & PHP5 (WEB), POSTFIX, COURIER-IMAP, COURIER-POP & SQUIRRELMAIL (MAIL)
Sebelumnya jangan lupa masukan iso debian lewat device. Lihat gambar dibawah ini :
Setelah selesai. Ketikan perintah : # apt-get install bind9 apache2 php5 postfix courier-imap courier-pop squirrelmail kemudian tekan ENTER.
Apabila muncul pertanyaan, Do you want to continue ? [Y/N] ketik Y untuk menjawab dengan YES kemudian tekan ENTER.
Step 2. Setelah selesai akan muncul tampilan seperti dibawah ini : Create directories for web-based administration ? pilih NO kemudian tekan ENTER
Step 3. Postfix configuration. Tekan TAB ke OK kemudian tekan ENTER
Step 4. Pilih Internet site kemudian tekan ENTER
Step 5. Untuk sytem mail name isikan debian.co.id selanjutanya tekan ENTER
Penginstallan Virtual IP selesai…








¨      KONFIGURASI DNS SERVER
Step 1. Dalam melakukan konfigurasi DNS Server ada beberapa opsi yang akan kita buat. Yaitu menambahkan subdomain www.debian.co.id dengan ip address : 192.168.1.3 dan mail.debian.co.id dengan ip address : 192.168.1.4                                                        Langkah awal yang harus kita kerjakan adalah dengan melakukan perubahan pada file /etc/bind/named.conf dalam file tersebut kita harus menambahkan domain kita yaitu pesat.sch.id dibawah zone localhost. Perintah yang akan kita gunakan adalah :
# nano /etc/bind/named.conf
Tambahkan zone pesat.sch.id dibawah zone localhost, setelah itu simpan konfigurasi dengan menggunakan perintah Ctrl+O kemudian ENTER kemudian Ctrl+X. Perhatikan gambar :
Step 2. Copy file database dari zone localhost menjadi database baru untuk zone pesat.sch.id dengan nama file db.tkj. caranya adalah ketikan :
# cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.wh

Step 3. Kemudian edit file tersebut dengan perintah :
            # nano /etc/bind/db.wh
Step 4. Setelah masuk didirektorinya, isikan perintah seperti gambar dibawah ini :
Jangan lupa untuk menyimpannya dengan CTRL+O lalu keluar CTRL+Z
Step 5. Restart service BIND dengan perintah : /etc/init.d/bind9 restart
Step 6.  Edit konfigurasi file hosts. Dengan perintah : # nano /etc/hosts
Tambahkan :
            192.168.1.3     www.debian.co.id
            192.168.1.4     mail.debian.co.id
Seperti gambar dibawah ini :
Setelah selesai, simpan konfigurasi dengan menekan Ctrl+O, ENTER, kemudian Ctrl+X
Step 7. Uji domain yang sudah dibuat tadi dengan perintah PING
            Ping www.debian.co.id
            Ping mail.debian.co.id
Jika muncul hasil seperti tampak pada gambar dibawah ini, berarti konfigurasi DNS sudah berhasil.

¨      KONFIGURASI WEBMAIL SERVER
Step 1.  Edit konfigurasi file /etc/apache2/apache2.conf
Tambahkan Include /etc/squirrelmail/apache2.conf pada bagian bawah file /etc/apache/apache2.conf
Tampak seperti gambar dari file /etc/apache2/apache2.conf :
Simpan konfigurasi dengan menekan Ctrl+O, ENTER, Ctrl+X
Step 2. Edit konfigurasi file /etc/squirrelmail/apache.conf
Tambahkan di dalam file /etc/squirrelmail/apache.conf
<VirtualHost 192.168.1.4:80>
   DocumentRoot /usr/share/squirrelmail
   ServerName mail.debian.com
</VirtualHost>
Selengkapnya konfigurasi file /etc/squirrelmail/apache.conf adalah sebagai berikut :
Jangan lupa untuk menyimpan dengan CTRL+O lalu keluar CTRL+Z
Step 3. Restart apache dengan perintah /etc/init.d/apache2 restart
Step 4.  Langkah berikutnya adalah melakukan editing pada file /etc/postfix/main.cf
Isikan home_mailbox = Maildir/ pada direktori main.cf sama seperti dibawah ini :
Simpan perubahan dan keluar dari editor (Ctrl+O, ENTER, Ctrl+X)
Step 5. Selanjutnya buat direktori Maildir pada folder /etc/skel dan Restart postfix dengan perintah /etc/init.d/postfix reload
Step 6. Buat user dengan perintah adduser ulres
Perhatikan pengisian password pada Retype new UNIX password harus sama dengan yang diisi sebelumnya pada Enter new UNIX password. Apabila muncul pesan Is the information correct? [Y/n] pilih Y.

¨      UJICOBA SERVER DENGAN CLIENT WINDOWS
Step 1. Masuk ke CONTROL PANEL, kemudian masuk ke NETWORK AND INTERNET lalu pilih NETWORK AND SHARING CENTER lalu pilih CHANGE ADAPTER SETTING. pilih VirtualBox Host-Only Network lalu klik kanan Properties pilih Internet Protocol Version 4 dan atur sama seperti dibawah gambar ini
Jika sudah semuannya, mari kita coba buka internet explorer. Dan coba ketikan di tittle domain yang telah kita buat www.debian.co.id jika hasilnya seperti gambar dibawah ini maka itu berhasil.
Kemudian setelah itu masukan IP dari mailnya, yaitu  192.168.1.4 jika muncul seperti gambar di bawah ini, artinya sukses. Kemudian isikan name dan password yang telah kita buat tadi.
Apabila sudah terisi Name dan Password-nya maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini :
Selesai



Configurasi FTP

1.Install ftp
Apt-get install proftpd
Lalu pilih Y
Selanjutnya pilih standalone lalu enter
2.Configurasi FTP
Setting nano /etc/rc.local
Reload
Selanjutnya nano /etc/bind/db.wh
Lalu setting nano /etc/hosts
Nano /etc/proftpd/proftpd.conf
Selanjutnya Hapus tanda # pada
Selanjutnya save dengan perintah control O enter ndan control X.

Selanjutnya ketik dengan perintah /etc/init.d/proftpd restart
3.buat folder dan file buat ftp
Chmod 777 /home
Masuk ke folder dengan perintah cd /home/ftpp
Buat folder dengan perintah mkdir
Masuk ke folder yang anda buat
Buat file
4.Tahap pengujian
Test mengunakan mozila ftp.debian.co.id



Data base

1.install mysql
Apt-get install mysql-server lalu Y enter
2.install phpmyadmin
Apt-get install phpmyadmin
3.Test phpmy admin
www.debian.co.id/phpmyadmin

S.W.A.T
1.install
Apt-get install swat samba
2.konfigurasi
a. Melihat letak aplikasi SWAT.
debian-server:/home/pudja# whereis swat
b. Memeriksa aplikasi SWAT (Running or Not).
debian-server:/home/pudja# netstat -npltu | grep 901
c. Mengaktifkan service SWAT, ketika StartUp.
debian-server:/home/pudja# cat /etc/inetd.conf

3.pengujian

Printer Server
1.install
 apt-get install samba cupsys
2.configurasi cupsd
Nano /etc/cups/cupsd.conf
#. . .
# Only listen for connections from the local machine.
Listen localhost:631
Listen 192.168.10.1 #Tambakan script ini
Listen /var/run/cups/cups.sock
# Show shared printers on the local network.
Browsing On
BrowseOrder allow,deny
BrowseAllow all
# Default authentication type, when authentication is required...
DefaultAuthType Basic
# Restrict access to the server...
<Location />
Order allow,deny
Allow 192.168.*.* #Agar cupsys dapat diakases dari lokal
</Location>
# Restrict access to the admin pages...
<Location /admin>
Order allow,deny
Allow 192.168.*.* #Agar cupsys dapat diakases dari lokal
</Location>
# Restrict access to configuration files...
<Location /admin/conf>
AuthType Default
Require user @SYSTEM
Order allow,deny
Allow 192.168.*.* #Agar cupsys dapat diakases dari lokal
</Location>
#. . .
Setelah selesai mengkonfigurasi, jangan lupa untuk merestart daemon cupsys tersebut.
3.configurasi samba
 Nano /etc/samba/smb.conf
#======================= Global Settings =======================
[global]
## Browsing/Identification ###
# Change this to the workgroup/NT-domain name your Samba server will part of
workgroup = WORKGROUP #sesuikan dengan jaringan Anda
#. . .
####### Authentication #######
security = share #Guest Ok, Yes (^_^”)
#. . .
########## Printing ##########
# If you want to automatically load your printer list rather
# than setting them up individually then you'll need this
load printers = yes #Enable printer sharing
# lpr(ng) printing. You may wish to override the location of the
# printcap file
; printing = bsd
; printcap name = /etc/printcap
# CUPS printing. See also the cupsaddsmb(8) manpage in the
# cupsys-client package.
printing = cups #Using CUPSYS
printcap name = cups #Using CUPSYS too
#. . .
======================= Share Definitions =======================
[printers]
comment = All Printers
path = /var/spool/samba
browseable = yes
printable = yes
guest ok = yes
writable = no
create mode = 0700
# Windows clients look for this share name as a source of downloadable printer drivers
[print$]
comment = Printer Drivers
path = /var/lib/samba/printers
browseable = yes
read only = yes
guest ok = no
#. . .
Setelah configurasi restart mengunakan perintah /etc/init.d/samba restart

4.pengujian


    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2013. PENGETAHUAN TKJ
Distributed By My Blogger Themes | Created By ThemeXpose