TUTORIAL
MEMBUAT VIRTUAL IP, DNS SERVER, WEB MAIL SERVER DAN FTP SERVER DENGAN
VIRTUALBOX
¨
Panduan
Membuat Mesin Debian Lenny Menggunakan
Virtualbox
Step 1.
Jalankan aplikasi virtualbox dikomputer, kemudian klik new untuk membuat mesin
baru virtualbox, setelah itu akan muncul seperti gambar dibawah ini lalu isikan
name, type, dan version kemudian klik next.
Step 2.
Selanjutnya akan muncul gambar seperti dibawah ini yang dimana kita harus
mengisikan memory size. Kemudian setelah selesai memberi memory klik next.
Step 3. Pada
bagian ini pilih create a virtual hard
drive now, kemudian klik create.
Step 4. Pada
bagian ini pilih VDI (VirtualBox Disk
Image) kemudian klik next.
Step 5. Pada
bagian ini pilih Dynamically allocated kemudian
klik next.
Step 6. Pada
bagian ini kita harus membuat storage
untuk penyimpanan hard disk, disini
saya membuat dengan size 30 GB. Setelah itu klik create.
Step 7.
Setelah langkah diatas selesai, lanjutkan dengan klik setting dan akan muncul opsi seperti dibawah ini, pada bagian
system posisi hardisk dipindahkan ke
paling atas.
Step 8.
Setelah langkah diatas pidah ke opsi storage
kemudian klik seperti yang ada pada gambar dibawah ini kemudian pilih
choose a virtual CD/DVD disk file, kemudian cari file isonya.
Step 9.
Langkah selanjutnya yaitu pilih opsi Network, pada bagian Attached to, pilih Host-only Adapter lalu klik ok.
Step 10.
Setelah selesai, pilih menu start
untuk memulai proses penginstalan.
¨
Panduan
Instalasi Debian Lenny
Step 1. Pilih Install pada menu installer boot menu,
kemudian ENTER.
Step 2. Pada
menu choose language, kita akan memilih bahasa yang akan kita gunakan pada
system operasi ini. Pilih English – English kemudian tekan ENTER.
Step 3. Masih
pada menu choose language, sekarang
arahkan pointer pada pilihan other tekan
ENTER.
Step 4. Masih
juga pada menu choose languagae, arahkan
pointer pada Asia kemudian tekan
ENTER.
Step 5. Masih
juga pada menu choose language, pilih
Indonesia kemudian tekan ENTER.
Step 6. Select a keyboard layout. Tetap saja
pada pilihan American English
kemudian tekan ENTER.
Step 7.
Setelah itu pilih eth0: Intel Corporation
8254OEM gigabit Ethernet controller
Step 8. Pada
bagian dibawah ini pilih No.
Step 9. Configure the network. Pilih configure network manually. Tekan ENTER.
Step 10. Isikan
IP Address 192.168.1.2 kemudian tekan ENTER.
Step 11. Isikan
netmask 255.255.255.0 kemudian tekan ENTER.
Step 12. Isikan
Gatway 192.168.1.1
Step 13. Isikan
Name server address 192.168.1.1 kemudian tekan ENTER.
Step 14. Isikan ekaabdi pada hostname kemudian tekan ENTER.
Step 15. Isikan
pesat.sch.id pada domain name kemudian tekan ENTER.
Step 16. Configure the clock pilih Jakarta untuk time zone. Kemudian takan ENTER.
Step 17. Partitions disk. Pilih manual
kemudian tekan ENTER.
Step 18. Tekan
ENTER untuk memilih disk yang akan dipartisi.
Step 19. Tekan yes untuk melanjutkan pembuatasn
partisi.
Step 20. Pilih pri/log 26.8 GB FREE SPACE
Step 21.
Kemudian pilih Create a new partition.
Step 22.
Kemudian isikan partisinya sesuai kebutuhan, lalu tekan ENTER.
Step 23.
Selanjutnya pilih primary seperti
gambar dibawah ini.
Step 24.
Kemudian pilih Begining.
Step 25.
Kemudian setelah itu ganti Bootable flag
jadi On. Dan pilih Done setting up the partition.
Step 26.
Sekarang pembuatan partisi ke 2. Pilih lagi pada partisi yang pri/log 14.8 GB FREE SPACE.
Step 27.
Kemudian pilih create a new partition.
Step 28.
Kemudian isikan lagi sizenya sesuai yang diinginkan seperti gambar dibawah ini.
Kemudian tekan continue.
Step 29.
Kemudian pilih Logical.
Step 30. Kemudian
pilih Use As lalu ENTER
Step 31. Pilih swap area
Step 32. Ubah bootable flag menjadi ON
Step 33. Pilih
YES
Step 34.
Setelah bootable terubah, lalu pilih done
setting up the partition
Step 35. Lalu
pilih finish partitioning and write
changes to disk
Step 36. Pilih
YES seperti gambar dibawah ini
Step 37. Set up users and paswords. Isikan untuk
akun root. Akun root merupakan akun untuk system
administrator di debian.
Step 38.
Masukan kembali password sama seperti
diatas
Step 39. Isikan
full name for the new user sesuai
keinginan anda
Step 40. Isikan
juga user name for your account
Step 41.
Masukan password untuk user
Step 42.
Masukan kembali password sama seperti diatas
Step 43. Jika
tampil pesan seperti dibawah ini, maka pilih NO, kemudian ENTER
Step 44. Jika
muncul pertanyaan untuk use a network
mirror? Pilih No kemudian tekan
ENTER
Step 45. Configuring popularity-contest, pilih No tekan ENTER.
Step 46. Setelah
itu tandai paket apasaja yang akan digunakan, sebelumnya hilangkan tanda
bintang pada Desktop Environtment dan
Laptop terlebih dahulu. Setelah
itu tekan ENTER
Step 47.
Install the GRUB boot loader on a hardisk. Pilh yes kemudian tekan ENTER
Step 48.
Kemudian tekan continue.
Step 49. Login
dengan akun root setelah selesai
instalasi.
¨
Konfigurasi
Virtual IP
Step 1.
Ketikan perintah ifconfig eth0 untuk melihat konfigurasi IP Address yang sudah
dibuat pada saat proses instalasi tadi. Gunakan perintah # ifconfig eth0
Setelah
itu pastikan IP Address tersebut bisa di PING. Gunakan perintah # ping 192.168.1.2
Step 2.
Memasukan konfigurasi Virtual IP ke dalam file /etc/rc.local dengan cara :
Ketik : # nano /etc/rc.local
Masukan
konfigurasi berikut ini ke dalam file /etc/rc.local
sebelum tulisan exit 0
Ifconfig
eth0:1 192.168.1.3 netmask 255.255.255.0
Ifconfig eth0:2 192.168.1.4 netmask
255.255.255.0
Setelah
itu jangan lupa disimpan dengan cara CTRL+O lalu keluar CTRL+Z
Step 3. Restart
system dengan cara ketikan perintah #
reboot
Step4 . Cek
konfigurasi Virtual IP apakah dapat berjalan dengan perintah :
# ifconfig
eth0:1
# ifconfig eth0:2
Ataupun
dengan PING :
#
ping 192.168.1.3
# ping 192.168.1.4
Hasilnya,
perhatikan gambar dibawah :
Maka
konfigurasi Virtual IP sudah selesai.
¨ REMOVE EXIM4-BASE
Step 1. Perintah
yang digunakan adalah : # apt-get remove
exim4-base
Pada
saat proses akan muncul pertanyaan Do
you want to continue (Y/N) jawab dengan Y kemudian tekan ENTER
Exim4-base
harus di remove sebelum melakukan instalasi squirrelmail.
¨ INSTALASI PAKET YANG DIBUTUHKAN
Step 1. Paket
yang akan diinstall disesuaikan dengan permintaan soal yaitu BIND9 (DNS),
APACHE2 & PHP5 (WEB), POSTFIX, COURIER-IMAP, COURIER-POP & SQUIRRELMAIL
(MAIL)
Sebelumnya
jangan lupa masukan iso debian lewat device. Lihat gambar dibawah ini :
Setelah
selesai. Ketikan perintah : # apt-get
install bind9 apache2 php5 postfix courier-imap courier-pop squirrelmail kemudian
tekan ENTER.
Apabila
muncul pertanyaan, Do you want to
continue ? [Y/N] ketik Y untuk
menjawab dengan YES kemudian tekan ENTER.
Step 2.
Setelah selesai akan muncul tampilan seperti dibawah ini : Create directories for web-based administration ? pilih NO kemudian tekan ENTER
Step 3. Postfix
configuration. Tekan TAB ke OK kemudian tekan ENTER
Step 4. Pilih Internet site kemudian tekan ENTER
Step 5. Untuk sytem mail name isikan debian.co.id
selanjutanya tekan ENTER
Penginstallan
Virtual IP selesai…
¨
KONFIGURASI
DNS SERVER
Step 1. Dalam
melakukan konfigurasi DNS Server ada beberapa opsi yang akan kita buat. Yaitu
menambahkan subdomain www.debian.co.id dengan
ip address : 192.168.1.3 dan mail.debian.co.id
dengan ip address : 192.168.1.4
Langkah awal yang harus kita kerjakan adalah dengan melakukan
perubahan pada file /etc/bind/named.conf
dalam file tersebut kita harus menambahkan domain kita yaitu pesat.sch.id
dibawah zone localhost. Perintah yang akan kita gunakan adalah :
# nano
/etc/bind/named.conf
Tambahkan
zone pesat.sch.id dibawah zone
localhost, setelah itu simpan konfigurasi dengan menggunakan perintah Ctrl+O
kemudian ENTER kemudian Ctrl+X. Perhatikan gambar :
Step 2. Copy
file database dari zone localhost menjadi database baru untuk zone pesat.sch.id
dengan nama file db.tkj. caranya adalah ketikan :
# cp /etc/bind/db.local
/etc/bind/db.wh
Step 3. Kemudian
edit file tersebut dengan perintah :
#
nano /etc/bind/db.wh
Step 4. Setelah
masuk didirektorinya, isikan perintah seperti gambar dibawah ini :
Jangan
lupa untuk menyimpannya dengan CTRL+O lalu keluar CTRL+Z
Step 5. Restart
service BIND dengan perintah : /etc/init.d/bind9
restart
Step 6. Edit konfigurasi file hosts. Dengan perintah : #
nano /etc/hosts
Tambahkan
:
192.168.1.3
www.debian.co.id
192.168.1.4 mail.debian.co.id
Seperti
gambar dibawah ini :
Setelah
selesai, simpan konfigurasi dengan menekan Ctrl+O, ENTER, kemudian Ctrl+X
Step 7. Uji
domain yang sudah dibuat tadi dengan perintah PING
Ping
www.debian.co.id
Ping mail.debian.co.id
Jika
muncul hasil seperti tampak pada gambar dibawah ini, berarti konfigurasi DNS
sudah berhasil.
¨ KONFIGURASI WEBMAIL SERVER
Step 1. Edit konfigurasi file /etc/apache2/apache2.conf
Tambahkan
Include /etc/squirrelmail/apache2.conf pada
bagian bawah file /etc/apache/apache2.conf
Tampak
seperti gambar dari file /etc/apache2/apache2.conf
:
Simpan
konfigurasi dengan menekan Ctrl+O, ENTER, Ctrl+X
Step 2. Edit
konfigurasi file /etc/squirrelmail/apache.conf
Tambahkan
di dalam file /etc/squirrelmail/apache.conf
<VirtualHost
192.168.1.4:80>
DocumentRoot /usr/share/squirrelmail
ServerName mail.debian.com
</VirtualHost>
Selengkapnya
konfigurasi file /etc/squirrelmail/apache.conf
adalah sebagai berikut :
Jangan
lupa untuk menyimpan dengan CTRL+O
lalu keluar CTRL+Z
Step 3. Restart
apache dengan perintah /etc/init.d/apache2
restart
Step 4. Langkah berikutnya adalah melakukan editing
pada file /etc/postfix/main.cf
Isikan
home_mailbox = Maildir/ pada
direktori main.cf sama seperti
dibawah ini :
Simpan
perubahan dan keluar dari editor (Ctrl+O,
ENTER, Ctrl+X)
Step 5. Selanjutnya
buat direktori Maildir pada folder /etc/skel dan Restart postfix dengan
perintah /etc/init.d/postfix reload
Step 6. Buat
user dengan perintah adduser ulres
Perhatikan
pengisian password pada Retype new UNIX password harus sama
dengan yang diisi sebelumnya pada Enter new UNIX password. Apabila
muncul pesan Is the information correct?
[Y/n] pilih Y.
¨ UJICOBA SERVER DENGAN CLIENT WINDOWS
Step 1. Masuk
ke CONTROL PANEL, kemudian masuk ke NETWORK AND INTERNET lalu pilih NETWORK AND SHARING CENTER lalu pilih CHANGE ADAPTER SETTING. pilih VirtualBox Host-Only Network lalu klik
kanan Properties pilih Internet Protocol Version 4 dan atur
sama seperti dibawah gambar ini
Jika
sudah semuannya, mari kita coba buka internet explorer. Dan coba ketikan di
tittle domain yang telah kita buat www.debian.co.id
jika hasilnya seperti gambar dibawah ini maka itu berhasil.
Kemudian setelah itu masukan IP
dari mailnya, yaitu 192.168.1.4 jika muncul seperti gambar di
bawah ini, artinya sukses. Kemudian isikan name
dan password yang telah kita buat
tadi.
Apabila
sudah terisi Name dan Password-nya maka akan muncul tampilan
seperti dibawah ini :
Selesai
Configurasi
FTP
1.Install
ftp
Apt-get
install proftpd
Lalu
pilih Y
Selanjutnya
pilih standalone lalu enter
2.Configurasi
FTP
Setting
nano /etc/rc.local
Reload
Selanjutnya
nano /etc/bind/db.wh
Lalu
setting nano /etc/hosts
Nano
/etc/proftpd/proftpd.conf
Selanjutnya
Hapus tanda # pada
Selanjutnya
save dengan perintah control O enter ndan control X.
Selanjutnya
ketik dengan perintah /etc/init.d/proftpd restart
3.buat
folder dan file buat ftp
Chmod
777 /home
Masuk
ke folder dengan perintah cd /home/ftpp
Buat
folder dengan perintah mkdir
Masuk
ke folder yang anda buat
Buat
file
4.Tahap
pengujian
Test
mengunakan mozila ftp.debian.co.id
Data base
1.install
mysql
Apt-get install mysql-server lalu
Y enter
2.install
phpmyadmin
Apt-get
install phpmyadmin
3.Test
phpmy admin
www.debian.co.id/phpmyadmin
S.W.A.T
1.install
Apt-get install swat samba
2.konfigurasi
a. Melihat letak aplikasi SWAT.
debian-server:/home/pudja#
whereis swat
b. Memeriksa aplikasi SWAT (Running or Not).
debian-server:/home/pudja# netstat
-npltu | grep 901
c. Mengaktifkan service SWAT, ketika StartUp.
debian-server:/home/pudja# cat
/etc/inetd.conf
3.pengujian
Printer Server
1.install
apt-get install samba cupsys
2.configurasi
cupsd
Nano /etc/cups/cupsd.conf
#. . .
# Only listen for connections from the local machine.
Listen localhost:631
Listen 192.168.10.1 #Tambakan script ini
Listen /var/run/cups/cups.sock
# Show shared printers on the local network.
Browsing On
BrowseOrder allow,deny
BrowseAllow all
# Default authentication type, when authentication is
required...
DefaultAuthType Basic
# Restrict access to the server...
<Location />
Order allow,deny
Allow 192.168.*.* #Agar cupsys dapat diakases dari lokal
</Location>
# Restrict access to the admin pages...
<Location /admin>
Order allow,deny
Allow 192.168.*.* #Agar cupsys dapat diakases dari lokal
</Location>
# Restrict access to configuration files...
<Location /admin/conf>
AuthType Default
Require user @SYSTEM
Order allow,deny
Allow 192.168.*.* #Agar cupsys dapat diakases dari lokal
</Location>
#. . .
Setelah
selesai mengkonfigurasi, jangan lupa untuk merestart daemon cupsys tersebut.
3.configurasi
samba
Nano /etc/samba/smb.conf
#======================= Global Settings
=======================
[global]
## Browsing/Identification ###
# Change this to the workgroup/NT-domain name your Samba
server will part of
workgroup = WORKGROUP #sesuikan dengan jaringan Anda
#. . .
####### Authentication #######
security = share #Guest Ok, Yes (^_^”)
#. . .
########## Printing ##########
# If you want to automatically load your printer list
rather
# than setting them up individually then you'll need
this
load printers = yes #Enable printer sharing
# lpr(ng) printing. You may wish to override the
location of the
# printcap file
; printing = bsd
; printcap name = /etc/printcap
# CUPS printing. See also the cupsaddsmb(8) manpage in
the
# cupsys-client package.
printing = cups #Using CUPSYS
printcap name = cups #Using CUPSYS too
#. . .
=======================
Share Definitions =======================
[printers]
comment = All Printers
path = /var/spool/samba
browseable = yes
printable = yes
guest ok = yes
writable = no
create mode = 0700
# Windows clients look for
this share name as a source of downloadable printer drivers
[print$]
comment = Printer Drivers
path =
/var/lib/samba/printers
browseable = yes
read only = yes
guest ok = no
#. . .
Setelah
configurasi restart mengunakan perintah /etc/init.d/samba restart
4.pengujian